Senin, 13 Juni 2011

BATU GINJAL

BATU GINJAL
Terbentuknya batu ginjal
Dijelaskan dr. Rainy Umbas secara umum batu saluran kemih terbentuk karena adanya gangguan keseimbangan meliputi kekentalan urin, keasaman urin dan aliran darah pada system ginjal.
Kekentalan urin. Bila kekentalan urin semakin tinggi,resiko terbentuknya batu ginjal akan semakin besar.Ada beberapa factor yang menyebabkan terjadinya pengentalan urin, salah satunya adalah factor diet dan kurang banyak minum air putih.
Keasaman urin. Bila urin memiliki PH yang rendah(keasaman tinggi), semakin besar kemungkinan terbentuknya batu ginjal. Tingkat keasaman urin dipengaruhi oleh factor keseimbangan elektrolit tubuh. Keseimbangan yang menentukan tingkat keasaman urin yaitu keseimbangan antar garam dengan material lain dalam urin.
Aliran darah pada system saringan ginjal. Dalam proses penyaringan sebelum terbentuknya urin, darah melewati system saringan ginjal, kemudian melewati pembuluh-pembuluh kecil yang berkelok-kelok. Sehingga, kemungkinan besar terjadi perlambatan atau penghambatan aliran pada pembuluh kecil yang berkelok-kelok tersebut. Hal ini mengakibatkan kemungkinan terbentuknya Kristal semakin besar, apalagi bila terjadi
infeksi pada saluran kemih dan respon tubuh menahan air seni.
Aneka Jenis Batu
Batu ginjal terbagi menjadi 4 jenis, yaitu: batu kalsium, batu asam urat, batu sistin, dan batu sturuvit. Berdasarkan hasil penelitian medis, diketahui bahwa diantara pasien batu ginjal terbanyak adalah penderita batu ginjal kalsium, dengan proporsi pria lebih banyak menderita dibandingkan wanita.
Nyeri Luar Biasa
Batu ginjal bisa tanpa keluhan sama sekali dan keluar bersama urin,bila batunya masih sangat kecil. Namun, umumnya penderita akan merasa nyeri yang variasinya tergantung pada besar kecil dan letak batu. Batu di dalam kandung kemih, bisa menyebabkan nyeri diperut bagian bawah. Batu yang menyumbat saluran kemih, dapat menyebabkan nyeeri punggung atau nyeri kolik yang hebat. Nyeri kolik dapat menjalar kea lat kelamin, muncul mendadak, hilang timbul dan intensitasnya kuat. Nyeri ginjal ditandai dengan nyeri hebat yang hilang-timbul,biasanya didaerah antar tulang rusuk dan tulang pinggang, yang menjalar ke perut, daerah kemaluan dan paha sebelah dalam, serta berhubungan dengan mual muntah.
Selain nyeri, gejala lain yang mungkin timbul adalah hematuria atau urin berwarna seerti the, demam-menggil, mual- muntah dan terjadi infeksi. Penderita umumnya menjadi sering berkemih, terutama ketika batu melewati saluran kemih. Jika batu menyumbat aliran kemih, bakteri akan terperangkap di dalam air kemih yang terkumpul diatas penyumbatan, sehingga terjadilah infeksi.Jika penyumbatan berlangsung lama,air kemih akan mengalir balik ke saluran di dalam ginjal,menyebabkan penekanan yang akan menggelembungkan ginjal dan pada akhirnya bisa terjadi kerusakan ginjal. “ Akibatnya pada tingkat yang parah,terkadang ditemukan darah pada urine.”
BATU KALSIUM
Terbentuk dari kalsium dalam bentuk kalsium oksalat,kalsium karbonat atau kalsium fosfat. Indensitasnya hingga 70-80% dari semua kasus batu ginjal.Batu kalsium terjadi karena kadar kalsium yang tinggi, diakibatkan oleh peningkatan penyerapan kalsium atau karena pengaruh suatu penyakit lain.
BATU ASAM URAT
Terbentuk bila kadar asam urat tinggi dalam darah. Insidensinya sekitar 5-10% dari seluruh kasus batu ginjal. Batu asam urat lebih sering teerjadi pada wanita. Separuh dari penderita batu asam urat menderita gout. Batu asam urat umumnya berukuran kecil dan biasanya relatif lebih mudah keluar karena rapuh dan sukar larut dalam urine yang asam. Dalam urine, Kristal asam urat berwarna merah orange.

BATU SISTIN
Jenis ini jarang dijumpai. Insidensinya hanya sekitar 1-2% dari seluruh kasus batu ginjal. Batu sistin terutama disebabkan karena factor keturunan. Batu sistin mudah dikenali melalui warna kuning sperti jeruk dan berkilau karena mengandung sulfur.
BATU STRUVIT
Terbentuk akibat terjadinya infeksi saluran kemih, sehingga sering disebut sebagai batu infeksi. Kuman penyebab infeksi ini adalah golongan pemecah urea, seperti : Proteus sp,Klebsiella, Serratia, Enterobakter, Pseudomonas dan Stafilokokus yang dapat menghasilkan enzim urease. Enzim ini akan mengubah urine menjadi basa. “Suasana basa ini memudahkan garam-garam magnesium, ammonium, fosfat, dan karbonat membentuk batu, “
OTC DIGEST .edisi 51. TAHUN V(2010)

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys